Partisipasi Kepala Daerah Perkuat Pelaksanaan Program MBG Secara Merata

Partisipasi Kepala Daerah Perkuat Pelaksanaan Program MBG Secara Merata

Jakarta – Partisipasi aktif kepala daerah dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat berjalan merata di berbagai daerah. Melalui penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat tersebut diharapkan mampu berjalan efektif sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

Komitmen terhadap pelaksanaan program tersebut salah satunya ditegaskan oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendukung dan mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Dalam arahannya, Herman Deru menjelaskan bahwa program MBG selaras dengan berbagai kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, khususnya dalam mempercepat penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

“Sumsel menjadi provinsi dengan penurunan stunting terbaik. Di penghujung tahun, kita bahkan diundang khusus oleh Kementerian Kesehatan karena berbagai upaya yang kita lakukan dinilai berhasil. Sumsel kini menjadi provinsi dengan prevalensi stunting nomor dua terkecil setelah Jawa Barat,” ungkap Herman Deru.

Program MBG dinilai sebagai langkah konkret pemerintah dalam memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang cukup dan berkualitas. Hal ini terutama penting bagi daerah yang masih menghadapi risiko stunting, sehingga intervensi gizi melalui program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap kesehatan generasi muda.

Bagi Pemerintah Kota Lubuk Linggau, partisipasi aktif dalam berbagai forum koordinasi program MBG menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional dan provinsi. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pelaksana, mitra, serta yayasan yang terlibat, implementasi program di lapangan diharapkan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Dengan penguatan koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian dalam menekan angka stunting, sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.

Di sisi lain, dukungan terhadap pelaksanaan program MBG juga datang dari daerah lain, seperti Kota Salatiga. Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kualitas pelaksanaan program tetap terjaga.

“Saya rasa MBG merupakan program Presiden yang baik, hanya tinggal pelaksanaannya perlu dikawal agar tidak menimbulkan hal-hal negatif untuk masyarakat terutama untuk penerima manfaat yaitu anak-anak didik kita,” ujarnya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *